twitter
rss



Alhamdulillah, tahun 2013 baru saja kita mulai. Bagaimana pendapat kalian memasuki tahun 2013 ini ? Bahagia ? Senang ? atau jangan-jangan ada yang sedih ?.....yang pasti, yang pertama-tama kita ucapkan ketika kita memasuki tahun baru 2013 adalah ucapan rasa syukur dan berharap tahun ini akan lebih baik dari tahun kemarin. Bagaimana kita tidak bersyukur, Alloh telah memberikan kesempatan untuk bisa memperbaiki diri agar menjadi " lebih " dari tahun-tahun kemarin.Akankah anugerah ini akan kita sia-siakan ? Apakah kita tidak akan merasa rugi jika waktu yang telah Alloh berikan kepada kita, akan kita lewatkan begitu saja tanpa menghasilkan sesuatu yang bermanfaat untuk diri kita ataupun untuk orang lain ?
Waktu memang bagaikan pedang, apabila kita tidak bisa memanfaatkan dengan sebaik-baiknya, maka waktu bisa membunuh kita. Percuma Alloh berikan waktu 24 jam kepada kita jika hanya kita gunakan untuk hal-hal yang tidak berguna.
Lalu bagaimana cara kita memanfaatkan waktu dengan baik ?...Yuk kita bahas bareng-bareng yach….
Memanfaatkan waktu bagi tiap-tiap orang tentulah akan berbeda antara satu dengan yang lainnya. Sebagai contoh seorang pelajar, tentu cara memanfaatkan waktu yang terbaik adalah dengan cara belajar. Bagaimana dengan seorang pekerja? Tentu memanfaatkan waktunya dengan bekerja keras.
Seorang pelajar apakah kudu belajar terus-terusan ? Kalau begitu kapan dong waktu buat main, waktu buat bersama teman-teman ?....Sebagai seorang pelajar tentulah tetap boleh bermain, selama masih ingat waktu, semua harus sesuai dengan porsinya. Apalagi tahun baru ini bertepatan pula dengan waktu semester dua, dimana kalian mulai mempersiapkan diri untuk kenaikan kelas bagi siswa kelas VII dan VIII, dan mulainya menghadapi UNAS bagi kelas IX.
Bagi siswa kelas VII dan VIII mulailah berbenah, jika di semester awal kemarin kalian masih sering alfa, masih sering bolos, mulai semester ini kita mulai dengan sesuatu yang baru. Tanamkan dalam hati kalian, bahwa tahun ini, semester ini, nilai kalian, perilaku kalian harus lebih baik dari kemarin….Apakah cukup itu saja ? tentu tidak, tapi yang pertama yang wajib kita lakukan adalah “ niat “, karena dengan niat dan tekad yang bulat apapun rintangan pasti akan bisa kita halau.
Selain persiapan tersebut, mulai sekarang kalian sudah mulai membuat ringkasan-ringkasan materi dari semester awal, karena materi ujian semester dua adalah materi semester satu dan dua. Dengan menyiapkan ringkasan materi sedini mungkin tentu ini akan memudahkan kita dalam belajar. Alangkah baiknya jika ringkasan materi tersebut kita tulis diatas kertas folio yang sudah kita bagi dua, setelah itu kita lem memanjang, sehingga ketika belajar kita tidak repot-repot membawa buku. Cukup dengan gulungan kertas tersebut yang bisa kita taruh di saku, kita bisa membawa dan membacanya dimanapun kita berada. Hal ini akan memudahkan kita dalam belajar.
Kemudian untuk hal-hal yang sekiranya kurang manfaat bisa kita hindari dulu. Semisal pacaran, kesana-kamari yang sifatnya hanya berhura-hura…Kenapa mesti dihindari? Karena bagaimana kita bisa belajar berkonsentrasi jika waktu yang ada hanya kita gunakan untuk main-main, apalagi siang malam sibuk sms an dengan pacar kita, tentu hasil belajar tidak bisa kita capai dengan maksimal. Boleh sms an asal ketika waktu belajar, hp bisa kita matikan sehingga ketika belajar benar-benar konsentrasi
Untuk kelas IX yang sebentar lagi menghadapi UNAS tentu materi yang disiapkan akan lebih banyak lagi, karena materi yang diujikan meliputi materi kelas VII, VIII dan IX. Tetapi tidak perlu khawatir, asal mulai jauh-jauh hari kita sudah mempersiapkan sebaik mungkin. Dengan persiapan yang matang tentu kita akan lebih percaya diri menghadapi ujian, baik itu ujian kenaikan kelas maupun ujian nasional. Dengan demikian kita tidak akan sibuk mencari contekan ketika ujian berlangsung, tetapi kita merasa yakin bahwa kita mampu tanpa harus bertanya sana sini kepada teman ketika ujian berlangsung.
Okey…mudah-mudahan bermanfaat.  Bagi yang belum jelas, mau menambah dan lain-lain diperbolehkan…..!


Bener gak sich kalau gak punya pacar tuch tidak gaul ?...Emmm,apa betul begitu ?
Beberapa hari yang lalu sekumpulan siswi sedang asyik berbincang-bincang dengan teman-temannya di depan kelas, kuhentikan langkah,ku coba ikut nimbrung dengan apa yang mereka perbincangkan..Salah seorang dari mereka nyeletuk, kalau punya pacar tuch enak, belajar jadi semangat. Teman yang lain ikut menimpali, ach gak enak, mosok tiap hari dimintai uang untuk jajan, untuk beli pulsa, untuk beli bensin...pacar saya melorotin uang saya terus bu, tapi selalu saya tidak bisa menolaknya, karena saya cintaaaaaaaaaa banget sama dia. Kemudian Wulan ( nama samaran ) bilang, kalau saya pengen bu pakai " semar mesem " biar Rio ( nama samaran ) tertarik sama saya....Ups, kontan saya kaget, " semar mesem " istilah apalagi itu ?...Dewi ( nama samaran ) yang dari tadi diem langsung menjelaskan bla..bla...bla...kepadaku....Oalah, bisa-bisanya anak usia SMP mengenal klenik begituan atau jangan-jangan gurunya aja yang kurang gaul...hehe
Mendengar komentar-komentar mereka saya maklum, karena saya juga pernah menjadi remaja seperti mereka, pernah merasakan yang namanya jatuh cinta...hehehe. Tapi yang membuat saya jadi heran, kenapa mesti pakai " semar mesem ?". Obrolan kami semakin asyik, diskusi pun berlangsung dengan sangat mengasyikkan.
Pandangan sebagian orang masa remaja adalah masa yang sangat mengasyikkan, menyenangkan. Pada masa usia SMP-SMU masa remaja identik dengan yang namanya punya " pacar ". Mereka beranggapan jika pada masa ini tidak punya pacar kayaknya gak gaul banget dech. Tapi coba kita lihat dari kasus di atas, ada sebagian anak yang mengatakan jika punya pacar belajar jadi tambah semangat. Bener nich ? Kalau kita lihat sekarang ini dimana hampir setiap anak/ siswa punya HP, jika punya pacar otomatis hari-hari mereka akan di isi dengan saling ber sms, saling telfon dll. Apakah dengan cara seperti ini kalian bisa belajar dengan tenang ? Bisa belajar dengan konsentrasi ?...waduuuuh kayaknya gak mungkin dech. Tidur selalu teringat dia, makan teringat dia, bagaimana bisa belajar kalau seperti ini. Belum lagi punya pacar malah dilorotin terus uang sakunya, duh gawat nich bisa dikategorikan pemerasan loh..
Lalu harus bagaimana dongs, apakah kita kudu mutusin pacar kita jika udah ada yang terlanjur pacaran ?...okey mari kita sama-sama bahas hal ini.
Tertarik dengan lawan jenis itu normal dan boleh-boleh saja, justeru malah harus kita pertanyakan jika ada siswa putri suka dengan siswa putri, hadew....jangan dech..Ingat, cinta itu adalah anugerah Alloh yang harus kita syukuri dan kita jaga dengan sebaik-baiknya. Mencintai teman boleh asal tahu batas-batasnya.. Bagaimana dengan pacar ?...untuk hal ini kalau bisa jangan dulu dech, masa depan kalian masih panjang, jangan di sia-siakan untuk hal-hal yang kurang bermanfaat. Apalagi sampai main " semar mesem " segala.. Perlu kalian ketahui, seseorang tertarik dengan kita bukan karena kita memakai " semar mesem ", tapi seseorang tertarik kepada kita karena kita mempunyai kepribadian yang anggun, sopan, ramah dan menyenangkan..setuju khan ?
Yuk mulai sekarang berbenah untuk menjadi lebih baik.....memanfaatkan waktu dengan belajar sungguh-sungguh, toh kalian sudah punya banyak teman akrab di kelas, usahakan sesama teman saling bantu membantu jika ada salah satu teman kalian yang kesulitan dalam pelajaran..kalau butuh teman curhat datang aja ke BK, kalian bisa curhat sepuasnya dengan Bu Rohmi, Bu Rita atau Bu Febri....okey, kami tunggu curhat-curhatnya......


Siapa yang tidak mengenal minuman satu ini, kalau dulu minuman keras hanya dikonsumsi oleh para orang-orang yang sudah berusia (dewasa ), beda dengan sekarang. Dikalangan anak-anak entah itu tingkat Perguruan Tinggi, SMU,SMP dan bahkan anak SD sudah tidak asing lagi dengan minuman ini.
Lalu benarkah anak-anak didik sekarang sudah benar-benar mengenal dan bahkan begitu dekat dengan minuman ini?
 Banyak kasus kita dengar dan kita lihat karena berpesta Miras oplosan akhirnya nyawa meregang sia-sia. Apalagi jika kasus tersebut menimpa anak-anak usia sekolah. Kita mungkin pernah mendengar anak-anak yang lulus SMA, saking senangnya mereka lulus akhirnya berpesta miras. Ini amat sangat disayangkan, kelulusan bukanlah akhir dari sebuah perjuangan, masa depan kalian masih panjang, masih banyak hal-hal yang lebih penting yang harus kalian raih.
Bisa kita bayangkan, seandainya anak-anak usia sekolah sudah pernah dan hampir sering mengkonsumsi miras. Apa yang akan kalian pelajari, apa yang kalian dengar dari bapak ibu guru tidak akan bisa masuk ke otak kalian, karena pada dasarnya minuman keras itu jelas-jelas bisa merusak otak. Kalian masih muda, otaknya juga masih bersih. Ibarat kaset kosong, jika kaset tersebut di isi oleh hal-hal yang kurang baik maka hasilnya juga tidak akan baik. Apabila diusia remaja, tubuh kalian sudah dimasuki hal-hal yang haram maka hasilnya juga akan haram, karena darah itu baik atau buruk tergantung dari apa yang kalian konsumsi tiap hari. Jika tubuh sering dimasuki miras, hari demi hari justeru tubuh kita akan mudah lemah, mudah terkena penyakit. Bagaimana kalian bisa menghafal pelajaran, memahami pelajaran jika otak dan tubuh kalian sudah rusak ? Pengalaman dari orang-orang yang sudah sering mengkonsumsi miras, mengatakan bahwa miras itu pahit, efek dari mengkonsumsi miras ini selanjutnya beban masalah akan hilang. Tapi tahukah kalian apakah beban kalian akan hilang selamanya ? Apakah dengan meminum minuman keras kalian merasa tidak lagi mempunyai beban masalah ?
Sebagai generasi muda yang menjadi harapan orang tua, harapan masyarakat dan harapan negara, cobalah berfikir dengan jernih keuntungan dan kerugian kita jika kita sering mengkonsumsi minuman keras ini. Jika kita sudah tahu untung ruginya, berusahalah untuk mencari langkah-langkah selanjutnya. Ada yang bilang mereka mengkonsumsi miras ini karena orang tua yang sering bertengkar, orang tua yang cerai, tidak pernah mendapat perhatian dari kedua orang tua dan lain-lain.Jika kalian sudah tahu masalah kalian, haruskah miras sebagai jalan keluarnya ? Benarkah miras bisa membantu kalian ?
Hasil renungan-renungan ini sangat baik untuk melangkahkan hati dan kakimu menyongsong masa depanmu. Yang perlu kalian ingat " Tidak ada orang yang hidup tanpa masalah ". Jadi jangan takut dengan masalah, justeru dengan masalah itu Alloh sedang menyiapkan diri kalian menjadi manusia yang tangguh, manusia yang punya prinsip, dan yang pasti manusia yang disayang sama Alloh. Alloh senang ketika ada hamba-Nya yang mengadu dan memohon kepada-Nya ketika hamba tersebut terkena masalah. Dia Alloh sudah berjanji " barang siapa yang berdoa kepada-Ku niscaya akan Aku kabulkan ".Jadi semua masalah pasti ada jalan keluarnya. Berbeda dengan minuman keras, jika kalian setiap ada masalah larinya bukan ke Alloh tapi malah ke miras justeru kesusahan yang akan kalian dapat, permasalahan yang akan semakin menumpuk yang akan kalian peroleh, karena apa? Kalian hanya akan mendapatkan penyelesaian sesaat, badan terasa ringan, pikiran terasa terbang ke surga. Tapi setelah kalian tersadar semua hanya terasa mimpi, dan masalah kalian belum mendapat penyelesaian. Jika kalian bermasalah lagi dan miras lagi, tentu masalah itu akan semakin menumpuk dan menumpuk.
Sekarang keputusan ada ditangan kalian, kalian bebas memilih, ingin masalah bisa segera diatasi atau ingin masalah terus berlarut-larut tanpa jalan keluar. Dan yang pasti miras bukanlah jalan keluar terbaik untuk menyelesaikan masalah.....kembalikan semua hanya kepada ALLOH.......

Kenapa mesti malu ?..begitu tanyaku ketika ada beberapa murid MTs yang merasa minder sekolah di MTs. Begitulah, ada sebagian anak yang merasa sekolah di MTs bukanlah pilihan pertama mereka, mereka memilih MTs karena sebagian dari mereka tidak diterima di SMP pilihan mereka.
Kondisi semacam itu bisa dimaklumi karena bagaimanapun juga pilihan pertama adalah pilihan yang benar-benar menjadi harapan mereka. Mereka berharap dan menggantungkan harapan mereka pada pilihan pertamanya. Pilihan yang mereka impi-impikan ternyata harus sirna gara-gara tidak bisa diterima di SMP harapannya. Lalu apa yang harus kalian lakukan dengan kondisi semacam ini ? Haruskah kalian terus berhenti mengggapai cita-cita ?
Semua yang kita inginkan tidak selamanya akan bisa terlaksana atau terpenuhi. Begitu juga dengan pilihan kalian, kalian berharap bisa diterima di SMP negeri tapi kenyataan berkata lain, mau tidak mau setuju tidak setuju kalian harus bisa menerimanya. Karena resikonya jika kalian tidak setuju, berakhir dengan sangat amat mengenaskan, lulus dengan ijazah SD.
Agar apa yang menjadi cita-cita kalian bisa tercapai, janganlah berputus asa, yang pertama-tama harus kalian lakukan adalah mencintai sekolah yang menjadi pilihan kedua kalian. Karena dengan mencintai sekolah kalian, apapun yang kamu lakukan di sekolah tersebut semuanya akan menjadi amat menyenangkan. Entah itu dengan teman-temannya, gurunya, mata pelajarannya dan lain-lain.Berusaha mencintai orang-orang disekeliling kalian dan lingkungan kalian
Bagaimana agar tidak minder dengan teman-teman yang di SMP ?.....jawabannya adalah tetap semangat dan jangan berputus asa. Setiap diri kalian pasti mempunyai potensi yang bisa digali dan bisa kalian kembangkan menjadi lebih baik. Belajar dan teruslah belajar. Gunakan waktu yang kalian miliki untuk menjadi lebih baik dan lebih baik lagi. Banyak membaca, bergaul dengan teman-teman yang mempunyai banyak prestasi agar kalian semakin semangat dalam belajar.
Jika semua itu kalian lakukan, insya alloh kalian bisa bersaing dengan teman-teman kalian yang di SMP sehingga bisa membawa nama baik MTs yang notabenenya adalah pilihan kedua dan dipandang sebelah mata. Mulai sekarang tetaplah semangat, masa depan kalian masih panjang..

Sempat tersentak ketika hampir setiap waktu istirahat anak-anak putri mengeluh kalau anak-anak putra sering mencolek payudara mereka...astagfirullah. Bahkan ada sebagian besar mereka yang menangis ketika siswa putra dengan seenaknya main colek.
Kejadian diatas memang tidak hanya sekali dua kali terjadi, hampir tiap tahun ajaran ada saja kejadian seperti itu. Lalu haruskah kita sebagai pendidik, sebagai orang tua menyalahkan mereka 100 % ? Tentu jawabannya tidak, karena bagaimanapun juga mereka melakukan semua itu karena ada faktor penyebabnya.
Jika kita kupas satu persatu penyebab dari keisengan mereka mungkin ini sedikit banyak mampu mengurangi  kejadian tersebut yang bisa terulang lagi.
Faktor dari siswa, yang pertama karena lemahnya iman.
Sebagai siswa yang terpenting adalah mampu menjalankan sholat lima waktu dengan tertib. Banyak kita jumpai siswa siswi yang ternyata menjalankan sholat hanya pada saat pas di sekolahan saja yaitu sholat dhuha dan sholat dhuhur. Tentu hal ini sangat memprihatinkan karena notabenenya kalian adalah siswa-siswa MTs yang dididik dengan banyak pelajaran agama tapi ternyata sebagian dari kalian tidak menjalankan kewajiban sholat lima waktu dengan tertib dan bahkan tidak hafal bacaan dalam sholat. Jika kalian mampu menjaga sholat lima waktu dengan baik insya alloh kalian juga akan mampu menjaga fisik kalian dari hal-hal yang dilarang oleh agama. Dalam Al Qur'an disebutkan sholat itu mencegah perbuatan keji dan mungkar. Jadi mulai saat ini mulailah untuk berbenah, perbaiki sholat kalian jika memang masih ada yang bolong-bolong.
Faktor kedua karena pengaruh lingkungan
Pengaruh lingkungan ini bisa dari teman sepermainan. Kadang ada siswa yang ketika dirumah begitu santun, tidak pernah merokok, tidak pernah minuman keras, tidak pernah menonton film-film porno dan lain-lain, tapi karena teman yang dia akrabi sering mengajaknya merokok, menonton film porno dan lain-lain maka mudah baginya untuk meniru apa yang telah dilakukan oleh temannya tersebut. Oleh karena itu, begitu besarnya pengaruh teman baginya maka sebagai siswa mulailah untuk berhati-hati memilih teman. Cari teman sebanyak-banyaknya tapi harus diingat harus tetap selektif. Selektif disini bukan berarti kita pilih-pilih teman harus yang ganteng , harus yang kaya dll. Yang terpenting dalam memilih teman yaitu pilihlah teman yang bisa mengajak kalian dalam kebaikan, membuatmu merasa nyaman, tambah semangat dalam belajar, tambah semangat dalam menjalankan sholat lima waktu dll. Lalu bagaimana jika kalian sudah terlanjur mempunyai teman yang sedikit " nakal " ? Jika memang kalian tidak bisa menasehatinya dan takut dirimu malah akan terjerumus maka perlahan-lahan jauhilah teman tersebut tanpa harus menyinggung perasaannya.
Ketiga karena pengaruh ilmu pengetahuan tehnologi
Ilmu Pengetahuan dan Tehnologi pada dasarnya banyak sekali memberikan kemudahan bagi kita untuk menambah wawasan. Tapi ada juga dari sebagaian dari kita yang menyalahgunakannya. Sebagai siswa, Ilmu Pengetahuan dan Tehnologi banyak memberikan manfaat yang bisa menunjang pelajaran. Apapun materi yang kalian butuhkan dapat dengan cepat kalian akses di internet. Tapi disitu juga dapat dengan mudah diperoleh gambar-gambar ataupun film-film porno. Apabila diusia belia kalian sudah mengkonsumsi film-film porno ataupun gambar-gambar porno jelas itu akan amat sangat menggaggu dalam belajar kalian. Bagaimana tidak mengganggu, yang terbayang dalam benak kalian hanyalah khayalan-khayalan yang belum semestinya kalian lakukan. Akibatnya jika khayalan-khayalan itu tidak terpenuhi, imbasnya maen colek saja dengan siswi putri. Perlu kalian ingat pada dasarnya apa yang kalian lakukan bisa diperkarakan dipengadilan, karena perbuatan maen colek tersebut adalah sebagian dari kasus pelecehan seksual. Oleh karena itu berhati-hatilah dengan apa yang akan kalian lakukan, ingat baik buruk dari apa yang dilakukan, jangan asal maen colek saja. Khusus siswi putri, jika memang ada kejadian tersebut segera melapor kepada wali kelas ataupun guru BK. Dan tak lupa, pakailah jilbab dengan benar, ulurkan jilbab kalian hingga menutup dada kalian. Jangan hanya memakai jilbab asal-asalan, karena jilbab juga bisa melindungi dari keisengan teman kalian.


 
 

" Aku mau bunuh diri saja bu !".......begitu kalimat yang keluar dari mulut kecil muridku yang tiba-tiba masuk keruang Bimbingan dan konseling. Sejenak aku benar-benar terhentak mendengar kalimatnya, begitu polos tanpa pernah mau tahu akibat setelah dia bunuh diri. Usut punya usut, ternyata Bani sebut saja begitu punya masalah dengan kedua orang tuanya. Subhanallah sehari kemarin sudah ada 3 anak dan 1 orang tua yang curhat berkaitan dengan masalah keluarga alias perceraian orang tua. Bani mengaku ayahnya menikah lagi dan ia ikut ayahnya bersama ibu tirinya, tapi ia merasa bahwa ibu tirinya pilih kasih lebih mementingkan anak kandungnya yang sama sama seumuran dengan Bani. Komunikasipun jarang ia lakukan dengan ibu tirinya, makanya kenapa ia bermaksud bunuh diri agar orang tuanya mau peduli kepadanya.
Curhat yang kedua datang dari Samsu ( nama samaran ), melihat aura yang terpancar dari wajahnya tampak sekali ada begitu banyak dendam dan amarah. Ternyata Samsu juga ditinggalkan oleh ayah dan ibunya karena perceraian juga. Ayahnya yang hobi minum, hobi mengamuk, bertengkar dengan ibunya dan selalu mengeluarkan kata kata kotor saat bertengkar. Jelas hal itu benar benar membekas dan tertanam dalam memorinya, dan yang pasti dia merasa dendam dengan perlakuan-perlakuan ayahnya kepada ibunya.Akibatnya samsu lebih suka keluyuran, berkelahi, mbolos dan luweh-luweh dengan keadaan sekitar terutama ketika di dalam kelas. Maklum setelah orang tuanya bercerai, Samsu tinggal dengan neneknya, sementara ayah dan ibunya pergi entah kemana.
Curhat yang ketiga datang dari Yoyo ( nama samaran ), ketika dipanggil di ruang Bimbingan dan Konseling Yoyo lebih banyak diam, dia mengaku samapi dia kelas VII belum pernah mengenal wajah ayahnya, nama ayahnya pun ia tak tahu.Ibunya memang sengaja tidak mau memberitahu keberadaan ayahnya, entahlah, mungkin ibunya dendam dengan ayah Yoyo sehingga samapi detik ini Yoyo tidak pernah tahu sosok ayahnya.Jelas tampak dalam bergaulan Yoyo disekolah, ia lebih banyak diam dan menarik diri dari teman-temannya.
Curhat yang keempat datang dari orang tua atau ibunya Rifki ( nama samaran ), ibunya mengaku sejak Rifki  kelas 3 SD ia sudah bercerai dengan suaminya. Sejak ia bercerai, belum pernah satu kalipun suaminya menemui Rifki apalagi sampai menafkahinya. Ia hidup sendiri bersama Rifki, dan berusaha mencari kerja untuk menafkahi anaknya.
Dari kasus tersebut, kita sebagai orang tua apalagi sebagai pendidik merasa ikut prihatin dengan kondisi semacam itu. Betapa besarnya pengaruh perceraian orang tua bagi perkembangan psikis anak. Apakah karena keegoisan orang tua, anak yang harus jadi korban ? lalu bagaimana tanggungjawab kita sebagai orang tua yang pada dasarnya anak adalah amanah yang ALLOH titipkan kepada kita agar kita bisa mendidik, menjaga dan menjadikannya anak yang berbakti pada orang tua dan taat kepada ALLOH. Jika kita selaku orang tua sudah masa bodoh dengan generasi kita, apa yang bisa kita pertanggungjawabkan dihadapan-Nya ? Lalu bagaimana nasib anak-anak kita kelak, jika kita biarkan begitu saja tanpa bimbingan dan rengkuhan kasih sayang kita ? Wahai para orang tua, mereka juga butuh disayang, mereka juga butuh dekapan kita, butuh perhatian kita selaku orang tua. Betapa hati mereka teriris-iris melihat ayah dan ibu mereka tidak bisa bersatu. Janganlah masa-masa pertumbuhan mereka kita hancurkan hanya karena amarah kita, keegoisan kita. Mari sama-sama merenung, intropeksi diri, merekalah yang akan membantu kita kesurga, andai kita mampu menjadikan mereka anak-anak yang sholih dan sholihah. Menjaga mereka, membimbing mereka adalah pahala yang akan kita dapat andai kita bisa melakukannya dengan tulus ikhlas, menyadari tanggungjawab dan amanah yang ALLOH berikan kepada kita. Jangan biarkan harapan-harapan mereka pupus hanya karena ego orang tuanya. Selamat berjuang wahai para orang tua, ditangan kitalah anak-anak itu akan menjadi generasi yang tanggung atau generasi yang rapuh. Kita pasti bisa, mengesampingkan ego kita demi keselamatan generasi kita. AMIIIN.



               MENINGKATKAN RASA PERCAYA DIRI

Apakah yang dimaksud percaya diri
Suatu kondisi seseorang yang menyadari kelebihan dan kekurangannya, dan mampu memanajemen kelebihan dan kekurangannya dengan baik.

Proses Seseorang Menjadi Percaya Diri

v   Pengenalan Diri
Kepercayaan diri dimulai dengan kita mengenal diri kita, maksudnya mengenal diri adalah mengenali siapa kita, apa hobi kita, status social kita, kemampuan kita dan sebagainya.


v     Kesadaran Diri
Pada tahap ini kita mengingat fakta-fakta apa saja yang berhubungan dengan diri kita, maka kita mulai menyadari siapa diri kita, dengan membuat daftar kelebihan dan kekurangan diri, dengan menyadari kelebihan dan kekurangan diri kita akan tahu bagaimana kita belajar mengatasi kekurangan dan mengeksplorasi kelebihannya.

v   Pemahaman Diri
Taraf selanjutnya dalam tahapan proses pembentukan kepercayaan diri adalah taraf pemahaman diri, pada tahap ini kita dituntut untuk menganalisa dimana kita memiliki potensi yang menonjol dan dimana bisa mengatasi kekurangan, sehingga kita paham kegiatan mana yang akan dikembangkan.Pada proses pemahaman diri akan lebih akurat jika didukung berbagai tes seperti tes bakat dan minat.Dengan tes bisa menterjemahkan, menginterprestasikan atau menyimpulkan kelebihan dan kekurangan kita.

v Integritas Diri
Pada taraf integritas diri, seseorang sudah berani menunjukkan kemampuan, kelebihan, dan kekuatan-kekuatan dirinya.Hal ini bisa dilihat dari perilaku tidak pernah menolak tugas yang memang sudah menjadi kewajibannya, berani dan mau menerima tantangan, berani dan mau melakukan sesuatu yang baru.



v   Kepercayaan Diri
Akhirnya seseorang bisa mendapatkan kepercayaan diri setelah dia mengenal dirinya, mengenali kelebihan dan kekurangannya, berani mengesplorasi potensinya dan berani menerima tantangan.

Perbedaan Orang Percaya Diri Dan Tidak Percaya Diri

Bahasa Orang Percaya Diri
Bahasa Orang Tidak Percaya Diri
·       Saya bisa melakukan apa saja yang saya mau
·       Saya bisa berubah lebih baik
·       Saya bisa dan Saya akan segera memulai
·       Tidak ada yang bisa saya lakukan
·       Memang sudah begitulah saya
·       Saya tidak bisa apa-apa

6 Langkah Membangun Percaya Diri

v Sering latihan dalam hal apapun
v Berani tampil dimanapun dalam setiap kesempatan
v Buatlah daftar keberhasilan
v Bersikap optimis
v Jangan putus asa jika gagal
v Menerima masukan yang baik

Sumber :Nur Bowo Budi Utomo, Slamet Windarto, Pengembangan Materi Bimbingan Dan Konseling Berbasis Multimedia,Pramitra Publishing, 2011


Oleh : Siti Rohmiati, S.Pd
MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI SEYEGAN